Feeds:
Posts

Pagi Istimewa

Ada sedikit cerita menarik yang ku alami ketika kemarin pagi setelah selesai ganti baju dan bersiap untuk sarapan, tiba-tiba ayahku bertanya

Continue Reading »

Advertisements

Sebuah Nama

Sebuah nama tertulis di hatiku
Dalam membekas tak mudah terhapuskan
Indah namanya hai seindah orangnya
Bila kusebut hai terbayang wajahnya
Karena dia aku bisa menangis
Karena dia aku bisa tertawa
Karena dia aku bisa merana
Karena dia kau bisa bahagia

Keramat

Hai manusia, hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu

Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridla Ilahi karena ridlanya
Murka Ilahi karena murkanya

Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu

Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja

Bukan pula dukun tempat kau menghiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua

Rakan Selawat (maulid)

Sallallahuala Muhammad
Sallallahualaiwasalam
(ulang 2x)

Thola’al badru ‘alayna.
Min-tsaniyyatil wada’
Wajabasy syukru ‘alayna.
Ma da’a lillahi da’
Sallallahuala Muhammad
Sallallahualaiwasalam
(ulang 2x)

Ayyuhal mab’u-tsu fiina.
Ji’ta bil amril mutho’
Anta ghow-tsuna jami’a.
Ya mujammalath thiba’
Sallallahuala Muhammad
Sallallahualaiwasalam
(ulang 2x)

Antashamsyul antabadarrun
Antanurulfauka’nurin
(2x)

Antaiksi nurwagh’ani
Antamis’bah hussudurrin
(2x)

Rakan Selawat (kenangan)

Segarnya Dalam Ingatan
Tika Kau Baru Dilahirkan
Bersama Selawat Didendang
Itulah Tanda Kesyukuran

Si Kecil Debar Menanti
Tok Mudim Senyum Berseri
Majlis Khatam Sama Dirai
Selawat Bergema Lagi

Masapun Menggamit Usia
Hari Dijanji Telah Tiba
Selawat Pengikat Kasih
Terjalin Keluarga Harmoni

Bergema Selawat Bersama
Tak Kira Tua Dan Muda
Raikan Maulid Nabi Kita
Menyerlah Suasana Sentosa

Marilah Banyakkan Selawat
Tanda Cinta Kasihkan Nabi
Berkatnya Alam Dirahmat
Syafaat Akhirat Diberi

Kesederhanaanmu

Ada banyak hal yang sebenarnya ingin kusampaikan dan kutanyakan. Namun, menatap wajah elokmu saja diri ini malu. Mendengar tutur sapa lembutmu saja diri ini terdiam. Melihat kesederhanaanmu diri ini terkesima. 

Kau buat lelah ini melebur. Kau buat hati ini nyaman. Kau buat diri ini takjub. Kau selalu buat diri ini terpesona. Subhanallah.

365

365 bukan pesaing dari 360 atau 720 atau b612 ataupun sejenisnya. 365 adalah sebuah sejarah tentang seorang anak laki-laki sederhana yang punya impian besar. Anak laki-laki yang tak pandai merangkai kata untuk menjelaskan kepada orang lain. Anak laki-laki yang mencoba untuk selalu mensyukuri nikmat-Nya.

365 hari, 52 minggu, 12 bulan atau 1 tahun yang lalu merupakan salah satu bentuk nyata terkabulnya impian anak laki-laki tersebut dalam hidupnya. Satu demi satu impian tersebut telah dikabulkan Oleh-Nya. Impian untuk memiliki tempat berteduh, impian untuk melihat senyum orang tercinta, impian untuk bisa membantu orang lain, impian untuk dipertemukan dengan teman hidupnya.

Tak ada kata yang pantas terucap kecuali puji syukur alhamdulillah atas nikmat luar biasa yang telah diberikan olehNya.