Feeds:
Posts

Archive for March, 2017

Entah mengapa judul postingannya berbau kepo banget. Diri ini seakan ingin tahu semua tentang yang dilakukan oleh orang lain. Eits…tunggu dulu, diri ini hanya sekedar berbagi kejenuhan yang sering dialami semenjak tak ada motivator lagi. Seringkali usai bekerja, keletihan ini masih saja menggerogoti sesampainya di rumah. Tak ada lagi senyum dan kasih sayang ibunda yang dapat menghapus lelah ini.

Sudikah kiranya bila kamu berbagi cerita agar diri ini sedikit terhibur dan melupakan beban yang bertumpu pada pundak ini. Apa yang sedang kamu lakukan?

Read Full Post »

Inilah hidup

Semakin tinggi naik ke atas menuju langit semakin besar tiupan angin yang berhembus dan akan mengombang-ambingkan siapapun. Ada yang jatuh ada pula yang dapat naik lebih tinggi lagi. Tergantung akar pondasinya, kuat atau tidak. Bila pondasinya lemah maka cepat sekali akan jatuh bila naik semakin tinggi. Begitu pula sebaliknya. Inilah hidup dimana setiap manusia akan merasakan salah satunya. Selamat menikmati hidup kawan. Jangan lupa bersyukur

Read Full Post »

Menjadi diriku

​Tak seperti bintang di langit
Tak seperti indah pelangi
Karena diriku bukanlah mereka
Ku apa adanya

Dan wajahku memang begini
Sikapku jelas tak sempurna
Ku akui ku bukanlah mereka
Ku apa adanya

Menjadi diriku
Dengan segala kekurangan
Menjadi diriku
Atas kelebihanku

Terimalah aku
Seperti apa adanya
Aku hanya insan biasa
Ku pun tak sempurna

Tetap ku bangga
Atas apa yang ku punya
Setiap waktu ku nikmati
Anugerah hidup yang ku miliki

Read Full Post »

Mengenang

40 hari sudah satu malaikat keluarga ini kembali kepadaNya. Kami selalu panjatkan doa untuk kebahagiaanmu di sana. Kami terus berusaha untuk melanjutkan amanat dan amalan yang sering engkau lakukan. Tak jarang saya mengunjungi tempat-tempat yang biasa kami kunjungi untuk menjaga keharmonisan keluarga ini. 

Tak ada lagi yang memanggil nama saya dengan sebutkan “tole” dan tak terdengar lagi panggilan untuk makan  “jangane wes mateng le, ndang maem dhisik”. Sampai kakak menyampaikan pesan ke saya. “Fan karo jogo awake yoh. .Saiki neng omah wes sepi ra ono sek ngekei perhatian. .Ak meng nyaranke wae soale wes bedo suasanane. .Mbok menowo kowe nduwe calon kowe ora prlu nunda kesuwen nek arep nikah ben ono sek perhatian karo ngopeni kowe”. Sedih tak terkiranya diri ini mendengar pesannya.

Diri ini masih ingin menemani keluarga kecil ini hingga melihat sang adik menikah, seperti janjiku pada ibunda. Saya tahu persis bagaimana perasaan sang adik ketika si kakak ini tak lagi dapat mengantarnya berbelanja, memasak, mencuci, ke perpustakaan, dan mengajaknya jalan-jalan. Ijinkan sekali lagi hambaMu ini Ya Rabb untuk terus berbakti kepada malaikat tak bersayapMu.

Read Full Post »

Subhanallah

​Lahir urip mati ke agungane
Jodo lan rejeki ke agungane
Ing ngarsane kito pasrah
Ing ngarsane kito nyembah

Ojo podo bingung yen lagi susah
Among marang gusti kito pasrah
Nangiso yen kudu nangis
Tetesno ning sajadah

Podo nyuwun tulungo among marang sing kuoso
Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh
Podo nyembah lan sujud tho among marang sing kuoso

Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh.. moho suci
Subhanallah
Subhanallah

Ojo podo bingung yen lagi susah
Among marang gusti kito pasrah
Nangiso yen kudu nangis
Tetesno ning sajadah

Podo nyuwun tulungo among marang sing kuoso
Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh
Podo nyembah lan sujud tho among marang sing kuoso

Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh
Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh

Podo nyembah lan sujud tho among marang sing kuoso
Ojo marang liyane
Among marang gusti Alloh.. moho suci

Subhanallah
Subhanallah
Subhanallah
Subhanallah
Subhanallah
Subhanallah

Read Full Post »

Terlalu Lama Sendiri

by : kunto aji

Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya

Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati
Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi
Sampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus begini

Aku harus berusaha tapi mulai darimana
Sudah terlalu lama sendiri
Sudah terlalu lama aku asyik sendiri

Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri
Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri

Lama tak ada yang menemani rasanya
Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa
Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya

Walau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus begini
Aku harus berusaha tapi mulai dari mana
Sudah terlalu lama sendiri

Sudah terlalu lama aku asyik sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Sudah terlalu asyik sendiri

Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri
Lama tak ada yang menemani rasanya
Jauh di lubuk hati aku tak ingin sendiri

Read Full Post »

Membaper

Sabtu kemarin diawali dengan pelaksanaan try out ujian berbasis komputer terakhir dengan segala kurang dan lebihnya, saya menjadi penanggung jawab sekaligus proktor dalam try out tersebut. Sebagai terobosan yang sudah tidak baru lagi saya membuat program untuk try out tersebut sendirian dan dalam batas waktu yang menekan dan dibawah tekanan. Hahahaha bila ingat pas buat program tersebut ingin rasanya makan sayur PHP yang dikuahi MySQL ditambah lauk HTML dan CSS ditambah lagi sambal JS, nano nano dah rasanya. 

Tidak usah ikutan merasakan masakan tersebut ya. Lanjut ceritanya saja…. Sebenarnya setelah usai try out tersebut ada agenda bimbingan dari yayasan yang diselenggarakan di klerang. Namun karena masih punya tanggung jawab membackup data try out dan mengunduh hasilnya, saya memutuskan untuk berangkat terlambat. Setelah selesai, saya dan rekan yang bertugas dalam try out tersebut langsung menuju TKP. 

Sampai disana alhamdulillah pas adzan dzuhur (yes tidak perlu ikut pembukaan), ngadem sejenak trus lanjut wudlu, setelah wudlu mau masuk mushola ketemu dengan salah satu rekan senior dan juga pembina yayasan dan ditanya sudah nikah belum. Waduh mak jleb tenan (batinku). Tak jawab belum pak masih proses, dan akhirnya masuk dan jamaah bareng. Setelah selesai sholat, saya cek nama dan ternyata pembimbing saya adalah rekan senior saya tersebut. Wah bakal enak nih la wong sudah kenal lama. Sampai diruang bimbingan ternyata saya tidak sendirian. Ada 8 orang yang ada diruang tersebut, namun 2 orang yang diruang tersebut belum pernah lihat apalagi kenal.

Seperti biasa, saya ambil posisi duduk paling depan dan dekat dengan meja bimbingan. Pembimbing akhir masuk dan duduk berhadapan dengan saya. Setelah pengantar dan bla bla bla akhirnya masuk ke inti bimbingan. 720° melenceng dari perkiraan bimbingan yang biasa saya dapatkan. Mungkin karena berhadapan dengan saya atau memang temanya, ternyata inti bimbingan pada waktu itu tentang jodoh. Dan sasaran target contoh waktu itu adalah saya (hahaha menertawakan diri sendiri). Saya pasang muka fresh dan candaan yang kadang basah kadang kering juga tak jarang saya lontarkan (biar tidak baper).

Sebagai pembandingnya, 2 orang yang tidak saya kenal ditanyai tentang pernikahannya (waduh mulai baper nih batinku). Sindiran halus hingga sekasar aspalpun saya terima dengan segala hormat. Pembimbing saya sebenarnya paham benar tentang saya dan menginginkan saya mengubah pola pikir untuk segera mengikuti sunnah Rasul. Mau tidak mau diri ini membaper dan merenungkan bimbingan tersebut. Setelah selesai semuanya berkumpul di aula. Namun saya mengajak rekan saya untuk pulang bersama karena sudah sore dan cuaca yang mendung. Dah selesai…jangan ditambahi lagi..nanti nambah baper

Read Full Post »

Older Posts »